Selamat datang di blog saya

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA............

HORAS !!!

Jumat, 26 November 2010

BERKASNYA BELUM ADA DI MEJA PANITIA PENERIMAAN CPNS

BERKASNYA BELUM ADA DI MEJA PANITIA PENERIMAAN CPNS

MEDAN, Berkas pelamar yang masuk ke panitia penerimaan CPNS Pemprov Sumut ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hingga kemarin, Kamis (25/11) berjumlah 1363 pelamar. Dan yang mendominasi berkas lamaran berasal dari disiplin ilmu Akuntansi dan Keperawatan. Hal ini diungkapkan Kepala BKD Sumatera Utara, Suherman didampingi Kabid Pengadaan dan Pembinaan BKD, Pandapotan di kantor Gubernur Sumatera Utara.
Dari sejumlah berkas pelamar yang masuk dan telah direkapitulasi, ada empat formasi yang belum terisi. Yaitu S2 Arkeolog untuk formasi Pamong Budaya (2 orang), Spesialis internis (1 orang) dan Spesialis kejiwaan (2 orang) untuk formasi Dokter Spesialis, S1 Sastra cina (3 orang ) dan D3 Bahasa Mandarin (3 orang) untuk formasi Penyusun bahan kerjasama luar negeri.
"Sampai saat ini, berkas pelamar yang masuk belum ada yang melamar posisi tersebut," kata Suherman, Jumat (26/11). Pihak BKD hanya bisa menunggu, menerima, dan memproses berkas pelamar yang ada.
Seyogianya samapai batas pendaftaran tidak ada juga pelamar yang melamar pada posisi tersebut, maka posisi itu akan kosong.
Suherman mengatakan bahwa penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Sumut akan bersih dan tidak akan menyulitkan pelamar. "Seleksi CPNS akan diupayakan sesuai ketentuan dan meminimalkan pelanggaran," katanya.
Namun untuk kesempatan dan formasi yang telah putuskan oleh Kemenpan ini sudah tidak bisa diubah. Jika tidak ada yang melamar, akan dibiarkan kosong. Karena formasi yang telah diumumkan pada pengumuman formasi CPNS Pemprov Sumut tahun 2010 nomor. 800/18665/BKD/II/2010 sudah sesuai dengan formasi dan kebutuhan Pemprov Sumut untuk tahun bersangkutan. "Namun seandainya pun sampai akhir pendaftaran tidak ada yang melamar, maka formasi tersebut akan dibiarkan kosong," kata Suherman.

Seperti dikatakan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, RE Nainggolan bahwa posisi yang tidak ada pelamarnya terpaksa harus dibiarkan kosong sampai tahap penerimaan berikutnya.
"Jika tidak ada pelamar, berarti formasi itu akan koosng sampai penerimaan berikutnya," katanya.

Jumlah CPNS tahun 2010 untuk Pemprov Sumut berjumlah 290 yang terdiri dari tigaformasi yaitu tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Seperti dikatakan Suherman beberapa waktu lalu, bahwa tahun ini penerimaan CPNS dari pelamar umum akan di padatkan dibagian pelayanan. Untuk itu jumlah kuota tenaga guru 48 orang untuk dua formasi, kuota tenaga kesehatan 90 orang untuk enam formasi, dan kuota tenaga teknis 125 orang untuk 34 formasi.
Jumlah kuota yangh diperoleh Pemprov Sumut tahun 2010 menurut keterangan suherman pada awal pengumuman kuota tersebut belum memenuhi jumlah pegawai yang pensiun. "Karena jumlah yang kita usulkan 480 yang disetujui hanya separuhnya saja," katanya beberapa waktu lalu. Namun tetap diharapkan dengan jumlah yang ada, kinerja PNS di lingkungan Pemprov Sumut tidak menurun. Akan diupayakan dengan jumlah pegawai yang ada.
Terkait proses berikutnya yang harua dilakukan pelamar setelah mengirimkan lamaran adalah menunggu nomor ujian dan kartu ujian yang akan dikirimkan melalui kantor pos sesuai dengan alamat KTP pelamar. "Tidak perlu mendatangi panitia, cukup menunggu. Jika berkas sesuai dengan yang dibutuhkan, maka nomor peserta akan dikeluarkan," kata Suherman.

TIM YONG MOODO DAN TIM SEPAK BOLA KODAM I/BB KE JAKARTA


TIM YONG MOODO DAN TIM SEPAK BOLA KODAM I/BB KE JAKARTA

MEDAN, Tim Yong Moodo dan Tim Sepak Bola Kodam I/Bukit Barisan berangkat ke Jakarta, untuk mengikuti pertandingan Yong Moodo dalam rangka memperebutkan Piala Bergilir Kasad dalam rangka menyambut HUT Ke-61 Kodam Jaya Tahun 2010. Tim kesebelas sepak bola Kodam I/ Bukit Barisan mengikuti kejuaraan sepak bola Kartika Cup Tahun 2010, yang diikuti seluruh Kodam sewilayah Indonesia termasuk Kopassus dan Kostrad. Pangdam I/ Bukit Barisan yang bertindak sebagai Irup pada Upacara Pemberangkatan Tim Yong Moodo dan Tim Sepak Bola Kodam I/ Bukit Barisan, Jumat (26/11) di lapangan Upacara Makodam I/ Bukit Barisan Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan.

Lebih lanjut dikatakan Pangdam I/Bukit Barisan untuk menghadapi event tersebut Tim Yong Moodo dan Tim Sepak Bola Kodam I/Bukit Barisan telah melaksanakan latihan kemampuan fisik maupun tehnik dan taktik yang dipusatkan. Untuk Yong moodo dilaksanakan di Yonzipur I/Dhira Dharma dan Tim Sepak Bola dilaksanakan di Kota Medan.

Dari evaluasi latihan selama ini, Komando menilai bahwa Tim Atlet tersebut telah siap bertarung menghadapi atlet-atlet dari Kodam lainnya termasuk Tim Atletik Kopassus dan Kostrad, sehingga dapat dihandalkan meraih prestasi terbaik untuk menharumkan nama Kodam I/Bukit Barisan di jajaran TNI Angkatan Darat.

Leo mengatakan, dalam pertandingan para atlet harus tetap waspada karena lawan juga mempersiapkan diri dalam event tersebut. Untuk meraih keberhasilan para atlet harus dapat memanfaatkan waktu kesempatan dan kemampuan serta cerdas dalam menerapkan taktik dan tehnik. Sehingga dapat meraih kemenangan tetapi harus disiplin, loyalitas, semangat serta Sportivitas dengan aturan yang telah ditetapkan oleh panitia pertandingan. ”Apapun yang terjadi dalam pertandingan harus tetap sportif karena lebih baik kalah terhormat dari pada menang lomba dengan cara-cara yang hina dan curang,” kata Leo.
Ia juga berpesan agar atlet menjaga kesehatan dan keamanan masing-masing baik itu personel maupun materil selama dalam perjalanan dan selama mengikuti pertandingan sampai dengan kembali nanti, demikian pesan Pangdam I/ Bukit Barisan.

Hadir pada upacara, Danrindam I/ Bukit Barisan, Para Staf Ahli Pangdam I/ Bukit Barisan, Para Asisten Kasdam I/ Bukit Barisan, Para Kabalakdam I/ Bukit Barisan, Kasbrigif 7/RR Dandim 0201/BS, Para Danyon BS wilayah Medan dan peserta lainnya.

PANGDAM I/BB BUKA GLALAP RAIDER YONIF 100/RAIDER

PANGDAM I/BB BUKA GLALAP RAIDER YONIF 100/RAIDER

MEDAN, Pangdam I/ Bukit Barisan Mayjen TNI Leo Siegers yang bertindak sebagai Irup pada Upacara Pembukaan Geladi Lapang Yonif 100/Raider yang dilaksanakan di Lapangan Makoyonif 100/Raider Namu Sira-sira Binjai, Jumat (26/11). Batalyon Infanteri 100/Raider merupakan Batalyon pemukul Kodam I/Bukit Barisan yang memiliki semboyan cepat, senyap dan tetap.
Sehingga dituntut untuk selalu cepat dalam melihat perkembangan situasi, senyap dalam mendekati sasaran dan tepat dalam penanggulangan ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan sehingga dalam pelaksanaan tugas operasi yang bersifat khusus dapat melaksanakannya dengan meminimalkan korban baik materil maupun personel di wilayah Kodam I/Bukit Barisan maupun diseluruh wilayah NKRI.

Pangdam I/Bukit Barisan mengatakan bahwa Latihan Geladi Lapang Raider adalah upaya peningkatan profesionalisme dan meningkatkan semangat juang serta solidaritas TNI untuk mewujudkan postur TNI yang dicintai rakyat. Serta memantapkan dan meningkatkan kemampuan teknis dan taktis satuan Raider, sehingga mampu melaksanakan Tugas Operasi yang bersifat khusus.

Kodam I/Bukit Barisan memiliki wilayah yang berbatasan dengan Negara Tetangga, karena sering digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan penyeludupan baik senjata, munisi, maupun bahan peledak dan aksi terorisme serta aksi lainnya. Hal ini yang berdampak terhadap stabilitas keamanan di wilayah.

Kegiatan Geladi Lapang Raider yang digelar ini dititik beratkan pada sasaran kemahiran taktik dan tehnik Pertempuran Kota, Pertempuran Jarak Dekat, Operasi Raid Penghancuran dan Operasi Raid Pembebasan Tawanan. Dengan demikian Geladi Lapang Raider ini dijadikan wahana untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit Yonif 100/R, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas Kodam I/ Bukit Barisan yang dapat menumbuhkan tekad dan semangat pengabdian untuk tetap menjaga keutuhan dan keamanan NKRI.

Hadir dalam upacara, Danrindam I/ Bukit Barisan Kolonel Inf Binarko Sugihantyo, Staf Ahli Pangdam I/ Bukit Barisan, Para Asisten Kasdam I/ Bukit Barisan, Para Kabalakdam I/ Bukit Barisan, Dandim 0203/LKT, Para Danyon BS wilayah Medan dan peserta lainnya.